It’s gonna be awesome to live here!six senses con dao resort by aw2 | more summer getaways
SPELLING ‘I LOVE YOU’
What is the meaning of ‘I love You’, actually?
Pertanyaan simple yang ngga akan pernah dibahas di bangku kuliah pada jenjang pendidikan mana pun, bukan? Pemaknaan rangkaian 3 kata ini hanya ada di dalam sebuah universitas yang bernama KEHIDUPAN dengan TUHAN sebagai rektornya. Hehehe…agak berlebihan sih, tapi ya…bisa dianalogikan seperti itu bukan?
Seberapa banyak kata ‘cinta’ yang anda ucapkan setiap harinya? harus kah kita menghitungnya? lalu bagaimana dengan kadarnya? Mana yang lebih penting? kuantitasnya atau kadarnya?
Bagi gue, mengatakan ‘I Love You’ lebih rumit dari pada mengerjakan soal statistik. Rangkaian kata ini didasari dengan hati, sedangkan statistika didasari oleh pemahaman kita tentang ilmu matematika.
Mungkin sebagian orang bisa dengan mudah-nya mengatakan rangkaian 3 kata itu. Bagi gue, rangkaian 3 kata itu begitu sakral dan memiliki perhitungan yang lebih rumit dari analisis hubungan beberapa variabel untuk menguji hipotesis penelitian dengan alat yang disebut sebagai ilmu statistika.
Mungkin jalan pikiran gue terlihat begitu rumit untuk rangkaian 3 kata yang begitu simple. Akan tetapi, itu lah pemahaman gue tentang rangkaian 3 kata tersebut.
Bagaimana dengan anda?

***
Rangkaian 3 kata tersebut harus diucapkan berdasarkan data yang disebut ‘keinginan’ pada sebuah hardisk yang disebut ‘hati’ di dalam tubuh manusia. Jika data tersebut digunakan, maka sistem di dalam tubuh manusia akan berjalan dengan semestinya dan menghasilkan interaksi positif antara dua orang yang memiliki visi yang sama.
Maka, periksalah hardisk di tubuh anda sebelum akhirnya mengucapkan rangkaian 3 kata itu terhadap orang yang benar-benar anda sayangi.
***




